Program Magister (S2) Ilmu Lingkungan UNUD

Latar Belakang

Berkembangnya pembangunan disegala bidang, membuat terjadinya tekanan yang semakin besar terhadap lingkungan, diantaranya berupa eksploitasi sumberdaya alam yang berlebihan, berkurangnya lahan produktif serta terjadinya konflik antar sektor. semakin banyak tenaga ahli lingkungan yang berasal dari berbagai disiplin ilmu akan semakin baik agar dalam penanganan permasalahan lingkungan dapat ditangani secara komperhensif. dengan memperbesar manfaat dan memperkecil resiko, maka peningkatan kegiatan dan kelangsungan proses pembangunan akan dapat berlanjut (sustain)

Berdasarkan hal tersebut maka program magister (S2) ilmu lingkungan diselenggarakan untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik dan mampu mengembangkan ilmu lingkungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pembangunan dan keharmonisan lingkungan hidup.

Konsentrasi

a. Lingkungan Pesisir

b. Biologi Kelautan dan Perikanan *

c. Oceanography dan Remote Sensing *

*Bekerjasama dengan Center of Remote Sensing and Oceanography Science (CReSOS)

Untuk Beasiswa, di PS Ilmu Lingkungan Tersedia: Baca entri selengkapnya »

Tanah

Tanah dalam Bahasa Inggris disebut soil, menurut Dokuchaev: tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang, lebar, dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi.

Kata ”tanah” seperti banyak kata umum lainnya, mempunyai beberapa pengertian. Dalam pengertian tradisional tanah adalah medium alami untuk pertumbuhan tanaman daratan, tanpa memperhitungkan tanah tersebut mempunyai horizon yang keliatan atau tidak. Pengertian ini masih merupakan arti yang paling umum dari kata tersebut, dan perhatian yang terbesar pada tanah terpusat pada pengertian ini. Orang menganggaptanah adalah penting, oleh karena tanah mendukung kehidupan tanam-tanaman yang memaso pangan, serat, obat-obatan, dan berbagai keperluan lain manusia, juga karena mampu menyaring air serta mendaur ulang limbah. Tanah menutupi permukaan bumi sebagai lapisan yang sambung menyambung, terkecuali pada batuan tandus, pada wilayah yang terus menerus membeku, atau tertutup air dalam, atau pada lapisan es terbuka suatu glester. Dalam pengertian ini, tanah memiliki suatu ketebalan yang ditentukan oleh kedalaman akar tanaman. Baca entri selengkapnya »

Fokushimiti Forum

VIVA SOIL…..

teman2, Fokushimiti dah punya Friendster dan forum lho, dah lama berdirinya. tapi sayang sampai saat ini masih sedikit membernya. belum seperti yang di harapkan. padahal asyik bngat tuh ngobrol2 tentang ilmu tanah di situ.

friendster bagiku sebuah data base untuk mengumpulkan mahasiswa dan alumni ilmu tanah. sedangkan untuk berdiskusi kita bisa gunakan forumnya. diskusi apa aja bisa di situ. mulai curhat, skripsi, nyari literatur ampe kenalan mahasiswa tanah yg ada di ujung lain indoesia. enaknya forum kita bisa diskusi dua arah tanpa menghilangkan makna diskusi itu sendiri.

klik gambar di bawah untuk mengunjungi situs forum dan friensternya. oh iya jngan lupa register dulu saat masuk ke forum. karena hnya anggota yg bisa baca2 dan ngsisi isi forum Baca entri selengkapnya »

Data Indonesia Dalam Bentuk *.shp (Gratisssss….!!!)

kembali lagi saya mencomot datanya Bakosurtanal yang disediakan secara on line. ini hanya berusaha mengiklankannya saja biar keberadaan data2 ini lebih bermanfaat buat buat orang banyak.

keberadaan data (peta) dalam bentuk digital akhir2 ini sudah sangat dibutuhkan. ini sih seiring dengan telah berkembang pesatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya keberadaan data spasial atau tampilan data secara spasial. nah Bakosurtanal telah menyediakan data2 spasial untuk seluruh wilayah Indonesia dalam bentuk *.shp (Shapefile) sehingga bisa dimanfaatkan untuk hampir semua program GIS. data ini bernama Data Rupabumi Indonesia Skala 1:1.000.000. Baca entri selengkapnya »

Peta Jenis Tanah Bali

Pulau Bali sebagian besar merupakan daerah pegunungan dan perbukitan yang meliputi hampir 85 % dari luas wilayah seluruhnya. Relief Pulau Bali merupakan rantai pegunungan yang membentang dari barat ke timur. Selain itu Pulau Bali merupakan pulau yang relatif memanjang, dari arah barat ke timur. Sebagian besar terbentuk dan tersusun oleh batuan vulkanik yang terbentuk dari kegiatan gunung api kuarter, sedangkan batuan sedimen dan campuran sedimen vulkanik terdapat di bagian barat (Negara), utara (Singaraja) dan selatan (Nusa Penida dan Bukit Jimbaran) yang sebarannya tidak terlalu luas

Jenis tanah yang dominan adalah Regosol seluas 224.869 ha, tersebar di bagian timur Pulau Bali mulai dari Kabupaten Badung, Gianyar, Bangli, Klungkung dan Karangasem. Sebarannya mulai dari daerah pantai sampai ketinggian 600 m dan ketinggian 600 – 1000 m di atas permukaan laut. Jenis tanah lain yang mendominasi wilayah Provinsi Bali adalah Latosol, yang terdapat di Kabupaten Badung, Tabanan dan Jembrana seluas 251.185 ha. Sebarannya dari pantai sampai ketinggian 1400 m di atas permukaan laut. Di samping itu terdapat tanah Aluvial seluas 27.458 ha, tanah Mediteran seluas 36.000 ha di daerah Bukit Jimbaran dan Nusa Penida serta tanah Andosol seluas 27,976 ha di dataran tinggi Bedugul dan Pancasari. Baca entri selengkapnya »

Potensi Sampah Kota Sebagai Sumber Bahan Organik

Sampah rumah tangga merupakan sumber yang potensial untuk dijadikan sumber bahan organik dan sampah rumah tangga yang terakumulasi dalam sampah kota sangat banyak. Sampah kota sangat menggagu pemandangan serta merupakan salah satu sumber pencemaran udara dan air, sumber penyakit serta mengganggu nilai estetika, dengan keadaan ini salah satu alternatif untuk mengurangi sampah kota adalah dengan cara memanfaatkannya sebagai sumber bahan organik tanah dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Sampah kota merupakan bahan organik dengan komposisi bahan yang sangat beragam antara lain dengan adanya kontaminasi bahan anorganik (gelas, plastik, logam) dan dengan nisbah C/N ratio yang cukup tinggi pula serta mengandung mikroba seperti bakteri, fungi, actinomycetes dan aptogen (Suntoro, 2003). Dari tabel di bawah kita bisa melihat komposisi sampah di Semarang, Bandung dan Jakarta (BPPT, 199 8) Baca entri selengkapnya »

Evaluasi Lahan

Dengan semakin tingginya jumlah penduduk maka persaingan penggunaan ruang (tanah/lahan) untuk berbagai kepentingan sangat tinggi. Proses pembangunan yang begitu pesat akhir2 ini menyebabkan lahan-lahan untuk pertanian banyak yang bergeser fungsinya menjadi lahan-lahan lain seperti lahan untuk pemukiman, lahan untuk industri dll. Tanah sebagai sumber daya fisik yang tidak dapat diperbaharui dan dengan jumlah yang sangat tebatas memerlukan perencaan yang matang dalam penggunaannya sehingga dapat juga di manfaatkan oleh orang2 setelah kita. Untuk dapat merencanakan penggunaan lahan agar sesuai dengan kondisinya perlu dilakukan evaluasi lahan. Ini dilakukan agar keadaan lahan tidak menjadi rusak atau kritis. Baca entri selengkapnya »

Konservasi Tanah di Pulau Nusa Penida

Selamat datang di Pulau Nusa Penida. Pulau Nusa Penida merupakan satu dari tiga Pulau di Kecamatan Nusapenida, Kab. Klungkung Prop. Bali. 2 pulau lain adalah Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Nusa Lembongan. Ketiga pulau ini identik dengan kekeringan di Provinsi bali selain bagian timur dari Pulau Bali. Dari ketiga Pulau tersebut hanya Pulau Nusa Lembongan yang cukup bekembang dengan pariwisatanya dan saat ini nusa ceninganpun dah mulai berkembang. Sedangkan Pulau Nusa Penida cukup tertinggal. Transportasi dan listrik merupakan masalah utama perkembangan pariwisata di pulau ini selain masalah air bersih tentunya.

Masyarakat Nusa Penida mengandalkan hidupnya dari bertani. Komoditas pertanian andalan Nusa Penida adalah jagung, ubi kayu, kacang tanah, kacang ijo, kelapa dan jambu mete. Bahkan penduduk setempat menjadikan ubi kayu sebagai makanan pokok yang diolah menjadi gaplek. Produksi jagung, kacang tanah, dan jambu mete pada tahun 2002 terbesar se-Klungkung (kompas.com, 04-12-2003). Baca entri selengkapnya »

Segitiga Tekstur

Tekstur tanah adalah keadaan tingkat kehalusan tanah yang terjadi karena terdapatnya perbedaan komposisi kandungan fraksi pasir, debu dan liat yang terkandung pada tanah (Badan Pertanahan Nasional). dari ketiga jenis fraksi tersebut partikel pasir mempunyai ukuran diameter paling besar yaitu 2 - 0.05 mm, debu dengan ukuran 0.05 - 0.002 mm dan liat dengan ukuran < 0.002 mm (penggolongan berdasarkan USDA). keadaan tekstur tanah sangat berpengaruh terhadap keadaan sifat2 tanah yang lain seperti struktur tanah, permeabilitas tanah, porositas dan lain2.

segitiga tekstur merupakan suatu diagram untuk menentukan kelas2 testur tanah. ada 12 kelas tekstur tanah yang dibedakan oleh jumlah persentase ketiga fraksi tanah tersebut. misalkan hasil analisis lab menyatakan bahwa persentase pasir (X) 32%, liat (Y) 42% dan debu (Z) 26%, berdasarkan diagram segitiga tekstur maka tanah tersebut masuk kedalam golongan tanah bertekstur Liat (clay) (klik gambar untuk memperbesar). Baca entri selengkapnya »

Sampah dan Permasalahannya

Sampah adalah barang buangan. Menurut wikipedia sampah adalah materi sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang merupakan konsep buatan manusia. Sampah merupakan masalah bagi orang di seluruh dunia ini karena sampah merupakan suatu barang yg tidak terpakai lagi. Seiring dengan semakin tingginya populasi manusia, maka produksi sampah juga akan semakin tinggi. Hal itu tidak bisa dielakkan.

Sampah sebagai materi sisa jelas sudah tidak dibutuhkan lagi dan tidak memiliki nilai ekonomi, sedangkan kesadara masyarakat sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya juga masih rendah. Masalah lainnya dari sampah adalah penanganan sampah. Selama ini sampah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan pemerintah sendiri kekurangan dana, teknologi dan sumberdaya manusia untuk pengangan sampah itu sendiri. Biaya retribusi yg selama ini di bayar oleh masyarakat diakuin oleh pemerintah hanya menutupi 10% dari biaya penanganan sampah. Tempat pembuangan sampah (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA) serta tong-tong sampah selama ini selalu di tolak keberadaannya oleh masyarakat. Secara logika siapa sih yg mau hidup berdampingan dengan tempat sampah. Apakah anda mau? Akibatnya, karena tidak ada yg mau hidup berdampingan dengan tempat sampah maka lahan untuk TPA dan TPS serta tempat2 utk tong-tong sampah sangat sulit didapatkan, oleh karenanya sampahpun dibuang disembarang tempat. Baca entri selengkapnya »