Joint Tabel di ArcView

Hal pertama yang di lakukan adalah yakinkanlah bahwa tabel yang akan di joint mempunyai judul kolom (field) yang sama dan tabel yang akan di join telah berbentuk *.dbf atau *.txt. seperti pada gambar di bawah judul kolom dari Kbbali.shp dengan judul dr file excel adalah sama yaitu “NM_DATI2″. file dr Excel tersebut harus di save as ke bentuk *.dbf. Baca entri selengkapnya »

Penginderaan Jauh

Sabins (1996) dalam Kerle, et al. (2004) menjelaskan bahwa penginderaan jauh adalah ilmu untuk memperoleh, mengolah dan menginterpretasi citra yang telah direkam yang berasal dari interaksi antara gelombang elektromagnetik dengan sutau objek. Sedangkan menurut Lillesand and Kiefer (1993), Penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh dengan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah atau fenomena yang dikaji.

Data penginderaan jauh diperoleh dari suatu satelit, pesawat udara balon udara atau wahana lainnya. Data-data tersebut berasal rekaman sensor yang memiliki karakteristik berbeda-beda pada masing-masing tingkat ketinggian yang akhirnya menentukan perbedaan dari data penginderaan jauh yang di hasilkan (Richards and Jia, 2006). Baca entri selengkapnya »

Pertanian Berkelanjutan

Menurut FAO (1989) dalam Sutanto (2001) pertanian berkelanjutan merupakan pengelolaan dan konservasi sumber daya alam, dan orientasi perubahan teknologi dan kelembagaan yang dilakukan sedemikan rupa sehingga menjamin pemenuhan dan pemuasan kebutuhan manusia secara berkelanjutan bagi generasi sekarang dan mendatang dimana diharapkan dari pembangunan sektor pertanian, perikanan dan peternakan mampu mengkonservasi tanah, air, tanaman, sumber genetik hewan, tidak merusak lingkungan dan secara sosial dapat diterima.

Konsep sistem pertanian berkelanjutan diturunkan dari konsep dasar pembangunan berkelanjutan yaitu bagaimana cara memenuhi kebutuhan hidup manusia saat ini tanpa mengorbankan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup generasi yang akan datang. Artinya, sebagai subsistem, pertanian berkelanjutan harus mampu memanfatkan sumber daya secara efisien dan berinteraksi secara sinergis dengan subsistem pembangunan berkelanjutan lainnya (Deplu, 2002 dalam Suwardji, 2004). Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Ilmu Tanah. 4 Komentar »

Sistem Informasi Geografi Perikanan; Sebuah Wacana

Dunia kelautan merupakan dunia yang sangat dinamis, disini hampir semunya bergerak kecuali dasar lautan :D . Di wilayah yang merupakan bagian bumi terbesar ini, terdapat banyak sumber daya alam yang bisa menghasilkan pendapatan yang tinggi untuk suatu daerah atau pemerintahan, contohnya adalah sumber daya ikan. Indonesia merupakan suatu negara yang sangat luas dan memiliki sumber daya perikanan yang sangat besar juga. Dengan luas lautan sekitar 5,8 juta km2 dan panjang pantai kurang lebih 81.000 km, maka potensi pendapatan ekonomi dari bidang perikanan akan sangat besar sekali. Menurut Kusyanto (2001) potensi sumber daya perikanan di Indonesia adalah 6.1 juta ton per tahun dan baru termanfaatkan sekitar 57%. Kurangnya pemanfaatan teknologi dalam eksploitasi sumber daya ikan2 tersebut menyebabkan tidak optimumnya pemanfaatan sumber daya ikan yang ada. Pemanfaatan suatu teknologi seperti Sistem Informasi Geografis untuk perikanan di harapkan dapat mampu memberikan suatu gambaran dan suatu tampilan spasial tentang sumber-sumber atau spot-spot perikanan di wilayah indonesia yaitu dengan menggabungkan faktor-faktor lingkungan yang mendukung tempat hidup dan berkumpulnya berbagai jenis ikan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil penangkapan ikan. Baca entri selengkapnya »

Program Magister (S2) Ilmu Lingkungan UNUD

Latar Belakang

Berkembangnya pembangunan disegala bidang, membuat terjadinya tekanan yang semakin besar terhadap lingkungan, diantaranya berupa eksploitasi sumberdaya alam yang berlebihan, berkurangnya lahan produktif serta terjadinya konflik antar sektor. semakin banyak tenaga ahli lingkungan yang berasal dari berbagai disiplin ilmu akan semakin baik agar dalam penanganan permasalahan lingkungan dapat ditangani secara komperhensif. dengan memperbesar manfaat dan memperkecil resiko, maka peningkatan kegiatan dan kelangsungan proses pembangunan akan dapat berlanjut (sustain)

Berdasarkan hal tersebut maka program magister (S2) ilmu lingkungan diselenggarakan untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik dan mampu mengembangkan ilmu lingkungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pembangunan dan keharmonisan lingkungan hidup.

Konsentrasi

a. Lingkungan Pesisir

b. Biologi Kelautan dan Perikanan *

c. Oceanography dan Remote Sensing *

*Bekerjasama dengan Center of Remote Sensing and Oceanography Science (CReSOS)

Untuk Beasiswa, di PS Ilmu Lingkungan Tersedia: Baca entri selengkapnya »

  • counter
  • Add to My Yahoo!
  • Powered by WordPress - WordPress Blogs Directory
  • Top Academics blogs
  • Bookmark and Share
  • IP
  • free counters
  • RSS IlmuKomputer.Com

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Berita hari ini

  • RSS Berita Iptek Online

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Read this FREE online!