Kascing… ini bukan jenis makanan lezat yang diidam2kan oleh manusia. Tapi jenis makan lezat yang di butuhkan oleh tanah untuk meningkatkan kesuburannya. Kascing merupakan kepanjangan dari kata “beKAS caCING” yang bisa diartikan juga sebagai kotoran cacing. Dalam bahasa inggris tulisannyapun mirip yaitu Katscing, kalo sumber katanya ga ngerti klo yang ini
.
Kascing merupakan salah satu jenis pupuk organik yang saat ini dah sering dipakai oleh petani dan mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, karena pupuk organik kascing merupakan salah satu pupuk organik yang cukup lengkap kandungan unsur haranya. Mungkin lain kali aja saya ceritain lebih lengkap tentang manfaat dan kegunaan kascing.
Seperti judul tulisan, saya akan coba memberi resep cara pembuatan kascing dari segi Ilmu Tanah, karena saya sendiri blum begitu tau dari bidang2 yg lain. Resep Ini di Buat Oleh Ibu Dr. Ir. Ni Luh Kartini, M.S. yang merupakan dosen di Jurusan Tanah Unud. Menurut beliau tahap-tahap dalam pebutan kascing ini adalah pembuatan medium, persiapan benih, penebaran benih, pemeliharaan dan penen. Sedangkan bahannya adalah limbah dalam hal ini adalah limbah rumah potong hewan (RPH).
Pembuatan medium; medium yang dipakai untuk tempat hdup cacing sebaiknya merupakan kompos setengah matang, oleh karena itu limbah RPH sebaiknya di komposkan dulu selama 15 hari. Selanjutnya di atur dalam bentuk bedengan dengan Panjang sekitar 5m, lebar 1m dan tinggi 20cm.
Pemeilihan dan penebaran benih; cacing yang digunakan harus sehat donk dengan ciri panjang 7-15 cm, diamater 4-6 mm dan warna kemerah-merahan hingga ungu tua. Selanjutnya ditebar secara merata. Nah bila cacingnya gelisah (cieee… gelisah
) maka mediumnya ga cocok, klo caingnya aktif dan langsung masuk, menandakan medianya cocok.
Pemeliharaan; pertama itu kasih cacingnya makan, itu penting biar cacingnya ga mati, makanannya sama seperti medium dan dihaluskan (diblender) dengan perbandingan pakan dan air adalah 1:1. hal ini berfungsi untuk menjaga kelembaban medium serta di aduk tiap 3 hari agar aerasinya juga terjaga. Ngaduknya jangan pakai sekop, tapi garpu yg sebesar sekop. Ada hal yg penting yg harus di ingat, cacing memakan makanan seberat badannya sendiri tiap hari. Jadi pemberian makanan tiap hari harus sebanyak berat cacing yg ditebar.
Panen; sebelum panen ada baiknya mengetahui ciri2 kascing yang siap panen. Menurut pengalaman Bu Kartini kascing yang siap panen itu mempunyai warna kehitam2an dan serpihan2an yang lembut. Untuk memisahkan cacing dan kascing, kita tipu cacingnya dengan lampu, cacingkan sangat sensitif terhadap cahaya. Caranya dengan menumpuk media seperti piramida dan lampu disinarkan di puncak piramida. Nanti cacingnya akan menuju tempat yang gelap, dan dipisahin dah. Goblok ya cacing itu, mau aja digituin
.
Oh iya, sebelum dilakuakn hal2 diatas ada baiknya pemilihan tempat pembuatan kascing merupakan tempat yang mudah diawasi dan tidak terkena sinar matahari secara langsung seperti di bawah pohon rindang, di samping rumah atau di buatkan rumah2an khusus sehingga tidak meneruskan matahari dan tidak menyimpan panas.
OK, selamat mencoba. Ingat, ini resep dr segi Ilmu Tanah. Klo masih kurang jelas tanyain aja disini, mudah2an bisa dijawab.
Sumber: Kartini, Ni Luh. 2000. Diktat Pertanian Organik. Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Denpasar. Tafia, Arik. 1999. Penggunaan Kascing (Kotoran Cacing) Sebagai Pupuk Organik Dan Peranannya Bagi Tanaman. Karya Tulis Ilmiah Yang di Lombakan Dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia (PILMITANAS) 1999, Forum Komunikasi Himpunan Mahasisawa Ilmu Tanah Indonesia (FOKUSHIMITI). Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Denpasar. As-syakur, Abd. Rahman. 2003. Pemanfaatan Limbah Padat Rumah Potong Hewan Untuk Pembuatan Pupuk Organik Kascing dan Manfaatnya dalam Meningatkan Kualitas Tanah. Karya Tulis Ilmiah Yang di Lombakan Dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Forum Komunikasi Himpunan Mahasisawa Ilmu Tanah Indonesia (FOKUSHIMITI). Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Denpasar.
Pranala di Blog ini:
Resep Pembuatan Kascing Dari Segi Ilmu Tanah
LAHAN KERING Konservasi Tanah dan Air di Lahan Kering Konservasi Tanah di Pulau Nusa Penida EROSI DAN PERUBAHAN IKLIM Pengaruh Tutupan Kanopi terhadap Besarnya Erosi Tanah Prediksi Erosi dengan USLE dan Sistem Informasi Geografi Klimatologi untuk Pertanian Klasifikasi Iklim MIKORIZA Mikoriza, Tanah dan Tanaman di Lahan Kering
PERTANIAN PADA MASA BALI KUNO Sejarah FOKUSHIMITI (Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah Indonesia)
Struktur Organisasi FOKUSHIMITI Potensi Sampah Kota Sebagai Sumber Bahan Organik Sampah dan Permasalahannya Sistem Informasi Geografi (SIG)/Geographic Information System (GIS) Aplikasi GIS untuk Klasifikasi Iklim Schmidt-Ferguson Implementasi SIG dalam Menunjang Pertanian Berkelanjutan Peta Jenis Tanah Bali Evaluasi Kesesuaian Curah Hujan, Temperatur dan Ketinggian untuk Tanaman Pisang dengan GIS Aplikasi SIG dalam Proses Perencanaan




14 Agustus 2007 pukul 2:46 pm
Halo Bapak/Teman-teman saya ingin membuat Kascing, saya ingin tahu cara-cara pembuatannya, prosedur, dan juga bibit yang diperlukan..
Kalau ada yang tau websitenya tentang Kascing atau artikelnya tolong ya, Terima Kasih.
menurut saya artikel ini cukup bagus tetapi belum begitu lengkap..
hero_1908@cbn.net.id
19 September 2007 pukul 4:43 pm
Pak,
Saya dari Malaysia. Ingin mencari pengusaha kascing utk dijual ke pasaran negara saya. Bisakah pak menolong saya utk menemukan pengusaha2 kascing?
Syawal
http://sinarpurnama.blogspot.com
21 September 2007 pukul 6:09 pm
Salam kenal pak Syawalz dari saya di Bali
ada pengusaha kascing di Bali ini yg dikelola oleh dosen saya. mereka sempat bikin lembaga organik. tapi saya lupa alamatnya. nanti saya carikan alamatnya.
5 Desember 2007 pukul 7:07 am
saya adalah pembina tani yang dapat menyediakan kascing,dengan quantity perbulan 70-100 ton perbulan.
jika pak syawal berminat silahkan hubungi saya
agus firmansyah
+62818 0210 4740
trims
5 Desember 2007 pukul 7:10 am
dtunggu kabar baiknya.
19 Maret 2008 pukul 2:41 pm
Selamat pagi/siang/petang!
menarik sekali kascing ini, saya ingin mengetahui lebih lanjut tentang kascing. Jika bapak,ibu,saudara/i berkenan memberitahu artikel2, laporan, jurnal, website, ap aja tentang kascing, saya sangat berterima kasih.
27 Maret 2008 pukul 12:23 pm
saya dari aceh,
wah..ternyata hewan kecil yg lunak ini byk jg ya penggemar’a….termasuk saya jg_^hee..
sy ingin mengetahui tekhnik pembuatan kascing yg menggunakan rak khusus (rak vertikal)…soalnya saya ingin mencoba pembuatan kascing dalam skala kecil (ex, perkarangan rmh) & gk ribet, bisa gk ya???
trims_^
24 Juli 2008 pukul 11:24 am
salam,
Saya di bantul, tertarik dengan artikel kascing. Dengan warga setempat dalam rangka meningkatkan perekonomian warga sekitar pasca gempa, kami berencana beternak cacing dan membuat kascing. Tapi kami butuh bantuan artikel yang selengkapnya dan info pemasarannya dari Bapak, agar dikirimkan ke email dibawah ini. Atas bantuannya kami ucapkan terima kasih.
setyon_o@yahoo.co.id
(Nb: O disini huruf semua)
27 Juli 2008 pukul 12:52 pm
Saya mencari seseorang yang menjual Bibit Cacing yang dekat dengan daerah Kebumen atau di kawasan Jawa Tengah. Serta beri perincian harga per kg beserta ongkos kirim. Terima kasih.
E-mail : syifa_tanahan@yahoo.co.id
30 Agustus 2008 pukul 11:22 pm
Saya pernah menyelidiki dan sempat ingin ekspor kascing dan namun gagal dikarenakan Standar NPK Internasional dari kascing yang belum mencapai nilai 2-2-2, bagaimana ya untuk mencapai nilai yang tersebut diatas, butuh resep yang bagaimana untuk mencapai nilai diatas, karena bila mencapainya maka kascing ini akan bisa diekspor, bila ada resepnya tolong hubungi saya di email sumeda_hmn@yahoo.com.sg
12 September 2008 pukul 7:20 pm
hasil pupuk organik, begitu juga kascing sangat tergantung dari bahan dasar pembuatan pupuk. cacing hanya alat atau organisme yg merombak bahan dasar menjadi pupuk organik. belum pernah di coab, tp utk mndapatkan kndungan N yg tinggi, coba pake bahan dasar azola dan limbah tanaman legum (kacang2an). utk mndapatkan kndungan K yg tinggi, bisa menggunakan janjang kelapa sawit. utk mndapatkan kandungan P yg tinggi, bisa mnggunakan batuan fosfat. utk mndapatkan hasil yg bagus, gunakan juga bahan yg bagus. tp sesuaikan juga dengan cara hidup cacingnya. semua bahan di atas belum pernah saya aplikasikan utk pemubuatan kascing. hanya ide. mudah2an berguna…